Minggu, 18 April 2010

MANAJEMEN BENCANA GEMPA BERBASIS FARMASI

Ringkasan

Nisa Yulianti*, M. Gama Ramadhan*, Offi Eka Hartisyah*
*Mahasiswa Departemen Farmasi Universitas Indonesia

Bencana merupakan hal yang dapat terjadi kapan saja, di mana saja, dan kepada siapa saja. Namun, hal tersebut tidak berarti menghindari atau mengurangi dampak yang diakibatkannya. Bencana dapat ditanggulangi akibatnya jika terdapat suatu manajemen yang baik mengenai penanggulangan bencana. Bencana dapat muncul dalam berbagai bentuk, salah satunya adalah bencana gempa. Bencana gempa cukup banyak terjadi di Indonesia, sehingga menuntut masyarakat Indonesia untuk dapat menanggulanginya dengan baik. Bencana gempa tidak hanya dapat menimbulkan kerusakan pada infrastruktur saja tetapi juga dapat mengancam kesehatan korban bencana. Oleh karena itu, peran tenaga medis sangat diperlukan dalam mengantipasi kemungkinan gangguan kesehatan yang muncul saat dan pasca bencana gempa terjadi.

Bertolak dari permasalahan diperlukannya peran tenaga medis dalam mengoptimalkan penanggulangan bencana gempa, pemulis menggagas topik manajemen bencana gempa berbasis farmasi. Kenapa harus berbasis farmasi ? Hal ini dikarenakan masih sedikitnya peran farmasis dalam merespon bencana yang terjadi. Selain itu permasalahan kesehatan yang timbul mengindikasikan diperlukannya tenaga ahli yang mampu mengatur logistik obat-obatan sehingga dapat menjamin ketersediaan obat-obatan yang diprioritaskan, pemberian informasi obat kepada pasien, dan pengawasan penggunaannya

Manajemen bencana yang baik menjadi suatu keharusan agar dapat meminalisir segala kerugian yang terjadi. Manajemen bencana yang baik akan dapat timbul jika ada koordinasi yang baik antara pihak-pihak terkait dan sinergisitas pada pelaksanaannya.


korespondensi penulis: gm_ramadhan@yahoo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar